Monday, February 23, 2015

Berbagai macam masalah pada kehamilan yang juga harus diwaspadai

Berbagai macam masalah pada kehamilan yang  juga harus diwaspadai


Selain komplikasi di masa kehamilan yang telas saya tuliskan di postingan sebelumnya, sekarang saya tuliskan berbagai macam masalah  pada masa kehamilan yang yang perlu diwaspadai dan juga memerlukan penanganan khusus. Masalah tersebut sebagai berikut :

Persalinan Prematur


       Persalinan prematur adalah persalinan yang terjadi sebelum memasuki minggu ke 37 atau ke 38. Ada beberapa hal yang menyebabkan kelahiran prematur. Biasanya disebabkan oleh kondisi penyakit si ibu (keracunan) atau terpecahnya selaput pembalut pada bayi. Tetapi banyak kasus bayi premature yang tidak diketahui sebabnya.
      Jika bunda mengalami persalinan premature segera berbaring miring kurang lebih selam 1 jam, lalu meminum 2-3 gelas air atau sari buah. jika dalam waktu 1 jam tidak ada perubahan segeralah ke rumah sakit untuk ditangani dokter. 

Tanda persalinan prematur :
  • Kram seperti datang bulan atau rasa sakit didaerah punggung
  • kram perut
  • kontraksi rahim secara teratur
  • keluar cairan daari vagina

Penangan medis
       Pada saat dirumah sakit, kondisi tubuh bunda akan diamati, terutama frekuensi kontraksinya, saat itu para medis akan membicarakan keuntungan dan resiko yang akan terjadi bila menghentikan persalinan ini, karena si kecil akan mengalami komplikasi. Meskipun banyak sekali kasus kelahiran bayi prematur, tetapi hingga saat ini obat untuk menghentikannya jarang berhasil.  Kebanyakan para ibu diminta untuk mengeluarkan bayi dalam ruang khusus untuk segera menangani bayi yang akan dilahirkan.

Persalinan terlambat

       Beberapa ibu mengalami persalinan cepat bisa juga terlambat. Kondisi kelahiran yang terlambat ini disebabkan kemacetan yang dimana kepala bayi lebih besar dari velpis bunda. Atau kondisi bunda yang yang terlalu lemah sehingga kontraksi berjalan lamban. Jika penyebab karena porposi antara velpis dan kepala bayi tidak seimbang, jalan yang ditempuh mau tidak mau adalah bedah sesar. Sedangkan bila penyebabnya adalah kontraksi yang lama, bunda akan diberi obat untuk merangsang kontraksi agar lebih cepat dan persalinan seperti pemberian hormon oxytoxic. Jika obat perangsang kontraksi tak bekerja baru dilakukan tindakan bedah sesar.

Kehamilan Ektopik

           Kehamilan ektopik (diluar kandungan) adalah kondisi kehamilan, dimana sel telur yang dibuahi terlambat perjalananya menuju rongga rahim, sehingga pembuahan berkembang di saluran fallopi. Jika ini terjadi, biasanya kandungan tidak bisa dipertahankan, sebab sel telur tidak akan berkembang secara sempurna. Jika dibiarkan berkembang di saluran ini akan pecah dan berbahaya bagi kondisi bunda. Karena itu untuk mencegahnya harus dilakukan operasi pembuangan. Gejala kehamilan ektopik dapat terdeteksi sejak dini, misalkan bunda merasa pusing, lemah dan disertai nyeri disalah satu sisi perut bagian bawah.

Preeklamsi dan Eklamsia

          Penyakit ini terjadi pada masa kehamilan saja, keadaan ini kebanyakan muncul dalam beberapa pekan terakhir sebelum  bunda melahirkan dan akan lenyap seluruhnya saat si kecil lahir. Bila kondisi preeklamsi yang bunda alami termasuk tingkat yang parah, bunda akan mengalami kejang-kejang, tidak berfungsinya ginjal dan masalah pada jantung. Jika hal ini terjadi berlarut-larut maka berdampak pada kematian bayi. Oleh karena itu perhatikan tanda-tanda preeklamsi sebagai berikut  :
  • Berat badan  bunda akan bertambah  tiba-tiba
  • Terjadi pembengkakan pada muka dan tangan
  • Melonjaknya tekanan darah
  • Mata berkunag
  • Pusing

         Untuk mengetahui bunda terkena preeklamsi atau eklamsi, bunda harus menjalani pemeriksaan terlebih dahulu, bila ternyata hasil yang didapat positif maka dokter akan meminta bunda untuk bed rest. Cara ini banyak disarankan, sebab dengan istirahat akan mengurangi tekanan darah.

Spina Bifida

         Kondisi ini terjadi pada bayi, dimana kondisi tulang belakang bayi belum terbentuk sempurna, sehingga pembuluh syaraf pada tulang belakang bagian bawah tidak terlindungi. Jika kondisi spina bifina masuk kategori parah, dampaknya si kecil akan mengalami kesulitan menggerakan kaki, dubur, dan kandung kemihnya mengalami kerusakan. Untuk saat ini spina bifida  sudah bisa disembuhkan dengan cara pembedahan saat si kecil baru lahir. Untuk mencegah penyakit ini  sebaiknya bunda pada saat hamil melakukan pemeriksaan USG untuk mendeteksi apakah ada tonjolan aneh di bawah tulang belakang atau tidak.

Serviks Lemah

       Pada sebagian wanita hamil kerap mengalami kondisi serviks lemah. Kondisi serviks lemah adalah serviks yang tidak bisa membuka sendiri tanpa adanya kontraksi, akibatnya bayi dapat meluncur ke lubang rahim. Kondisi ini bisa menyebabkan bayi prematur atau keguguran. Kebanyakan kondisi ini terjadi pada trimester kedua dan ketiga awal kehamilan. Bila memiliki kondisi serviks lemah, untuk mempertahankan kondisi kehamilan ini pihak dokter akan melakukan tindakan operasi penjahitan dan ikat. Operasi ini biasanya dilakukan pada minggu ke 14-16 hingga 20 kehamilan. Tips supaya bunda terhindar dari dari serviks lemah, bila mengalami gejala mencurigakan seperti pendarahan, ada ganjalan dibawah perut dan keinginan buang air seni berlebihan, segeralah lakukan pemeriksaan kedokter.

Pendarahan

         Pada saat si kecil lahir, setiap wanita akan mengalami pendarahan, hal ini adalah normal. Rata-rata ibu yang habis melahirkan akan mengganti pembalut 8-10 kali dalam 24 jam. Setelah beberapa hari pendarahan akan berkurang. Jika pendarahan terjadi terus-menerus berarti ada masalah pada tubuh, yakni kontraksi otot rahim tidak berjalan dengan sempurna.  Biasanya dokter akan memberikan suntikan untuk mempercepat pengerutan rahim. Apabila terjadi pendarahan lebih dari satu hari setelah si kecil lahir, bisa jadi bunda terkena infeksi atau ada plasenta atau selaput yang tertinggal di rahim. Sebaiknya segera memeriksakan kembali kepada dokter. 

Abrutio Placenta

        Kondisi ini terjadi ditengah kehamilan. Abruptio placenta (AP) adalah suatu keadaan plasenta tidak menempel dinding rahim. Hal ini berakibat janin dapat kekurangan suplai oksigen dan makanan dari bunda, sehinggga bisa berakibat pendarahan hingga kematian. Penyebab ini adalah tekanan darah yang tinggi, preeklamsia, eklamasi dan penggunaan obat terlarang. Gejala umum yang terjadi biasanya berupa nyeri perut yang berlangsung terus-menerus hingga terjadi pendarahan hebat. Untuk mengetahui apakah bunda menerita AP mintalah dokter melakukan pemeriksaan USG dan laparaskopi.

     Demikian masalah yang perlu diwaspadai  pada kehamilan dan perlu tindakan khusus, semoga bunda tidak mengalaminya.

    

Friday, February 20, 2015

Berbagai macam keluhan ibu hamil selama masa kehamilan

Berbagai macam keluhan ibu hamil  selama masa kehamilan


Selama masa kehamilan, selain perubahan pada tubuh bunda, juga menyebabkan berbagai macam keluhan. Berbagai keluhan yang dialami oleh bunda selam masa kehamilan, simak dibawah ini :

Nyeri perut

Nyeri pada perut bagian bawah sering terjadi pada trimester kedua. Ketika rahim membesar, ligament lingkar menjadi semakin tegang dan menyebabkan rasa nyeri sepanjang ligament. Agar nyeri reda, pengobatan yang baik adalah istirahat.

Sakit punggung

Perubahan tubuh selama kehamilan bisa mengakibatkan pegal pada punggung. Apalagi janin berkembang semakin besar sehingga mudah tertarik atau meregang. Untuk mencegahnya lakukan olahraga teratur, gunakan sepatu tanpa hak, tidur dikasur yang keras, jangan tidur melengkung dan berbaringlah dengan punggung lurus. 

Sesak nafas

Ketika perut mulai membesar. Anda agak sesak nafas adalah hal yang bbiasa terjadi. untuk mencegahnya jangan lupa berdiri dan duduk dengan sikap tenang. Jika ingin berbaring, terlentang dan letakkan kepala dan bahu diatas sebuah bantal atau lebih.

Sembelit


Sulit buang air besar seringkali pada masa kehamilan. banyak penyebabnya misalkan zat besi dan vitamin, kurang minum air dalam kehamilan, sehingga tekanan rahim terhadap usus dan kurangnya latihan olahraga.  Untuk itu perbanyak makanan berserat, sayuran, buah dan minumlah air putih minimal 8 gelas setiap harinya.


Mual 

Umumnya pada awal kehamilan, bunda akan mengalami mual dan muntah, biasanya terjadi 4 minggu setelah pembuahan hingga tiga bulan pertama. Selama bulan pertama kehamilan akan terjadi pusing, malas bangun pagi jika perut kosong. Untuk mengatasinya jangan lupa mengisi perut setiap pagi. Jika tidak nafsu makan, usahakan makan sedikit tetapi sering, lalu perbanyak minum cairan agar tidak terjadi dehidrasi.

Sering buang air kecil

6 minggu setelah pembuahan, anda akan sering pergi kekamar mandi. Penyebabnya adalah tekanan rahim terhadap kandung kemih membatasi kantung kandung kemih untuk diisi air. Saat kehamilan bertambah besar anda mengalami rasa sulit menahan air seni. Walaupun repot bolak-balik kamar kecil, jangan mengurangi porsi minum bunda.

Mimisan dan gusi berdarah

Selama hamil, peredaran darah kehidung meningkat, akibatnya bisa terjadi mimisan dan gusi berdarah. Agar gusi tidak berdarah, gunakan bulu sikat  yang lembut lalu berkumurlah. 


Tidak semua keluhan diatas dialami semua ibu hamil, mungkin hanya beberapa keluhan. Jangan terlalu risau dengan perubahan selama masa kehamilan yang menyebakan keluhan, selama tidak berlebihan dan menyiksa bunda, nikmati masa-masa kehamilan bunda.

Berbagai macam perubahan yang terjadi pada tubuh ibu hamil

Berbagai macam perubahan yang terjadi pada tubuh ibu hamil 


       Kalau sudah dinyatakan hamil, selain munculnya perasaan wa-was menjadi calon ibu, muncul juga pertanyaan apa yang bakal terjadi pada tubuh bunda dan janin kelak. Saat kehamilan apa saja macam perubahan dalam tubuh, langsung simak dibawah ini : 

Perubahan payudara 

Diawal kehamilan, payudara bunda akan melunak dan kepekaan punting susu dan pembesaran payudara akan terjadi dan itu normal bunda. Sebab kelenjar susu mulai giat berproduksi. Sampai bulan ketujuh payudara memproduksi sedikit kolostrum, yaitu cairan kekuningan yang diminum bayi diawal kehidupanya. dengan perubahan payudara yang semakin besar,  bunda harus memakai Bra atau BH juga besar dan kuat untuk menyangganya.

Perubahan kerja jantung dan paru-paru 

Karena kebutuhan suplai darah meningkat  pada ibu hamil, jantung  berkerja dengan keras selama hamil. Selain itu efek dari rahim yang membesar, paru-paru tertekan dan membuat ibu hamil sulit bernafas dan cepat lelah.

perubahan kulit dan Rambut

Perubahan hormon selama kehamilan bisa membuat perubahan pada kulit dan rambut. Saat hamil rambut menjadi lebih berminyak atau sebaliknya menjadi sangat kering. Sedangkan perubahan  kulit, jika pada awalnya kulit bunda berminyak maka berubah menjadi kering, demikian sebaliknya. Karena itu bunda jangan malas untuk merawat  dan menjaga  kesehatan dan kecantikan tubuh. 

Perubahan emosi 

Perasaan tidak menentu sering terjadi pada ibu hamil, kadang muncul perasaan sedih, gembira, kesal dan lainnya. Jika hal ini dibiarkan bisa menyebabkan depresi dan hal ini bisa berpengaruh pada perkembangan otak kiri dan kanan janin. Akibatnya bisa menjadi hambatan perkembangan berbahasa kelak.


Perubahan mulut

Selama hamil ibu hamil, sering mengalami pembengkakan gusi, terjadinya karang gigi dan gusi, terjadinya karang gigi dan gusi mudah berdarah. Bahkan tak jarang menimbulkan lubang gigi. Agar hal ini bisa dihindarkan, kunjungi dokter gigi secara rutin.

Perubahan air

Ibu hamil cendererung sering bolak-balik kamar kecil untuk buang air seni dan ini terjadi tidak hanya siang tetapi juga malam. Hal ini bisa terjadi pada awal kehamilan hingga akhir kehamilan. Penyebabnya pembesaran rahim dan janin yang menekan kandung kemih.

Pembengkakan kaki dan tangan

Akibat penimbunan cairan volume darah meningkat berkat pertumbuhan janin, ini bisa membuat kaki menjadi bengkak, bahkan bisa menimbulkan varises. hal ini membuat ukuran sepatu berubah menjadi lebih besar.

Puting susu lebih gelap

Pada bulan kehamilan, payudara ibu hamil terasa lebih berisi, kenyal serta lembut. Sebab tubuh sedang mempersiapkan proses untuk menyusu. Biasanya pada hari ke 10 setelah terlambat bulan akan muncul benjolan kecil pada aerola (daerah dekat puting susu). Sedangkan karena naiknya tingkat hormon tertentu yang menambah pigmen kulit, banyak ibu hamil mengalami perubahan pada puting susunya, yakni menjadi lebih gelap. Tapi tidak perlu cemas, setelah melahirkan warna gelap biasanya berkurang. 

Wasir 

Ini yang saya alami juga bunda. Wasir kerap membesar pada saat kehamilan, sebab pada masa hamil pembuluh darah membesar akhir kehamilan dan pada akhir kehamilan lebih banyak darah yang mengalalir ke rahim. Terkadang wasir jadi semakin parah sesudah melahirkan. Agar tidak terjadi wasir, saat buang air hindari mengejan keras-keras dan perbanyak makanan yang berserat agar tidak muncul sembelit.

Jadi bunda jangan takut perubahan tubuh selama kehamilan, semua bisa diatasi dan jangan lupa menjaga pola makan yang sehasehat meski tubuh  sehingga tubuh juga tetep sehat meskipun mengalami perubahan.

Berbagai macam pemeriksaan dan test yang dilakukan selama masa kehamilan

Berbagai macam pemeriksaan dan test yang dilakukan selama masa kehamilan


       Setelah bunda dinyatakan positif hamil, pastikan untuk melakukan konsultasi ke dokter kandungan dan pemeriksaan selama kehamilan, agar pertumbuhan dan perkembangan janin berlangsung optimal. Sehingga dapat terdeteksi bila ada masalah dalam tubuh yang akan berpengaruh negatif pada kehamilan. Pemeriksaan kandungan di awal trisemester pertama dan kedua umumnya dilakukan sebulan sekali, selanjutnya pemeriksaan menjadi dua minggu sekali, setelah memasuki bulan terakhir, dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan seminggu sekali.
 

Adapun macam pemeriksaan dan test yang dilakukan pada masa kehamilan sebagai berikut :

 

Screening 

Pemeriksaan ini dengan cara mengambil contoh darah, atau dengan USG untuk melihat ada tidaknya resiko kelainan bawaan pada janin yang dikandung, misalkan untuk mengetahui apakah janin mengalami down syndrome atau terkena virus TORC.

Tes Urine

Tes urine adalah tes yang paling standar. Tes ini untuk mengetahui benarkah anda hamil. Kemudian medis akan memeriksa air seni untuk mengetahui apa ada kemungkinan gangguan ginjal, diabetes,  preeklamsia yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah.

Pemeriksaan berat badan 
Pemantauan kenaikan berat badan menunjukkan kesehatan dan pertumbuhan janin anda. Karena itu, sebaiknya berat badan selama hamil jangan terlalu melonjak, terlalu tinggi bisa berakibat preeklamsi. Tandai berat badan anda sebelum hamil, sebaiknya kenaikan bobot hanya berkisar 6-9 kg. Sedangkan bila sebelum hamil berat badan bunda termasuk normal, bobot tubuh boleh naik sekitar 9-12 kg. Jika anda termasuk kurus, kenaikan berat badan boleh mencapai 12-16 kg. Apabila anda hamil kembar, berarti berat badan akan lebih banyak lagi.

Test diagnosis

Test ini dilakukan dengan cara mengambil contoh cairan ketuban. Tes ini untuk mengetahui apakah bunda mengalami kelainan kromosom. Biasanya test diagnosis dianjurkan pada ibu hamil diatas 35 tahun. 

Tes TORCH 

Untuk mengetahui apakah janin terkena inveksi 5 jenis microorganisme seperti toxoplasma, rubela (campak jerman), virus sitomegalo dan herpes simpleks. Saya sendiri melakukan test toksoplasma di awal kehamilan. Silakan baca postingan ini.

Tes HIV/ AIDS

Pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui adanya virus HIV didalam darah ibu hamil. Pemeriksaan ini jarang dianjurkan, hanya dilakukan bila si ibu hamil memintanya. Bila hasil tes menunjukkan negatif, maka kehamilan dianjurkan untuk diteruskan dan tetap melakukan  tes pada setiap semesternya.

Tes AFP 

Pemeriksaan ini dilakukan pada saat janin memasuki minggu ke 15-18 kehamilan. Tes ini berguna untuk mengambil contoh darah ibu hamil untuk mengetahui apakah ada ketidaknormalan otak janin, sistem saraf tulang belakang dan kelainan kromosom yang dapat menyebabkan down syndrome.

Tekanan darah 

Pada saat kondisi tubuh normal, tekanan darah diatolic berkisar 60-80 mmHg dan sistolik 9-120 mmHg. Tapi pada saat hamil akan terjadi penurunan tekanan darah. Setelah usia kehamilan 20-32 minggu tekanan darah kembali normal. Namun peningkatan tekanan darah harus selalu dilihat selama kehamilan berlangsung untuk menghindarihal buruk terjadi.  Karenanya standart pemeriksaan darah minimal dilakukan sebanyak 4 kali. Yakni satu kali pada trimester pertama, sekali pada trisemester kedua dan dua kali pada trmester ketiga.

USG  
 
Semakin tingginya perkembangan teknologi, membuat kita bisa menyaksikan si kecil dari balik perut ya bunda. Kini dengan USG kita  dapat merekam gambar holografik si janin. Lewat alat canggih ini, dokter dapat mengetahui usia kehamilan dan memperkirakan waktu kelahiran si kecil, berdasarkan gambar janin yang akan muncul di layar monitor. Pengecekan janin dengan USG biasanya dilakukan pada usia kehamilan 16 minggu. Pemeriksaan ini dapat diulang sesuai dengan kebutuhan. Teknologi terbaru untuk mendeteksi kelainan janin sedini mungkin adalah USG 4D (4 Dimensi). Kelebihan USG 4D ini bisa memantau tiap gerakan janin seperti keadaan sesunggunya. Selain faktor usia janin dengan USG 4 D ini juga bisa melihat kelainan genetik pada janin.

Tujuan USG adalah untuk mengetahui 
  • Usia dan pertumbuhan janin
  • Kondisi kehamilan
  • Kondisi dan letak plasenta dan perkembanganya 
  • Jumlah janin yang dikandung (kembar atau tidak)
  • Jenis kelamin
  • Normal tidaknya gerakan janin
  • Ada tidaknya kelainan bawaan
  • Ada tidaknya denyut jantung

Demikian beberapa macam pemeriksaan dan test yang dilakukan selama masa kehamilan, mungkin ada beberapa test yang masih belum saya tuliskan pada halaman ini, silahkan menambahkan. Semoga bermanfaat. 
Disadur dari buku baby guide.

Bagaimana cara efektif memperkenalkan agama kepada anak-anak kita pada usia dini

Bagaimana cara efektif memperkenalkan  agama kepada anak-anak kita pada usia dini


          Agama merupakan konsep yang abstrak, kalau kita bicara tentang agama pastinya berhubungan dengan keberadaan Tuhan YME.  Mengenalkan agama pada anak-anak kita tidak perlu menunggu anak berusia 6 tahun bunda. Agama sudah bisa kita perkenalkan pada anak sejak usia 0 tahun.  karena  sejak bayi, anak sudah dibilang selalu belajar, setiap anak telah membawa bakat agama mereka. Mereka dibekali berbagai indera untuk membantunya mengenal dunia. Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar dan hati untuk merasakan. Panca indera anak inilah gerbang pengetahuan. Ketika orang tua bernyanyi, sembayang, dan  sholat atau membaca kitab suci, maka panca indera anak akan menangkapnya dan secara otomatis memorinya akan merekam.
             Oleh karena itu pengenalan pada agama sebaiknya dimulai sejak anak lahir. Pada agama islam, setiap anak yang baru lahir selalu diperdengarkan adzan atau iqomah pada telinganya. Sedangkan pada umat kristen mereka melakukan acara pembaptisan. Ini adalah salah satu cara wujud  memperkenalkan agama pada anak.
          Sedangkan untuk mengenalkan sesuatu yang bersifat abstrak  keberadan Tuhan, waktu yang tepat ketika mereka beranjak batita hingga balita atau pada saat anak sudah mulai bertanya tentang Tuhan. Dengan adanya pertanyaan yang dilontarkan si kecil, berarti ia sudah siap  menerima pengetahuan agama. Sebaiknya bunda  memulai dari hal yang kongkret seperti mengenalkan ritual agama yang bisa dilihat dan diikuti anak dalam kegiatan spriritua anda sehari-hari sesuai dengan agama yang dianut.

 Berikut cara memperkenalkan agama kepada anak-anak :

  • Kenalkan Tuhan YME pada si kecil lewat ciptaan-NYa, seperti bunga yang cantik dan berwarna-warni, burung bisa terbang, kupu-kupu, dan termasuk termasuk tubuh kita. Niscaya anak akan lebih muda memahami.
  • Katakan pada anak, kalau ia harus bersyukur memiliki hidung, jadi kita bisa mencium bau-bauan. Memiliki mata, jadi kita bisa melihat dan sebagainya.
  • Kenalkan pada anak sfat-sifat Tuhan. Misalkan maha pemurah, penyayang, pengasih dan lainnya.
  • Anak dilatih untuk memiliki budi pengerti yang baik, hormat pada orang tua, sayang terhadap sesama dan senantiasa bersyukur.
  • Ajarkan anak bersikap baik terhadap dirinya sendiri, misalkan seperti menjaga kebersihan. Semisal Kalau habis pipis ajarkan harus disiram dan dibersihkan. katakan kalau Tuhan tidak suka yang kotor-kotor.
  • Ajak anak melakukan aktifitas ibadah ke rumah ibadah, sesuai agama yang dianut.
  • Pada saat usia masuk sekolah prasekolah atau taman kanak-kanak pilihlah sekolah yang mengajarkan pendidikan agama dan aklaq dengan porsi yang lebih banyak, apabila kita menghendaki anak lebih mengenal lagi agamanya. 
          Demikian beberapa cara memperkenalkan  agama pada anak-anak kita. sebab bunda, menurut saya agama adalah pondasi yang kuat terhadap langkah kedepannya dalam kehidupan anak-anak kita.

Thursday, February 19, 2015

Bagaimana cara menghitung perkiraan tanggal persalinan kelahiran bayi

Bagaimana cara menghitung perkiraan tanggal persalinan kelahiran bayi


           Selama menantikan kelahiran bayi bisa sangat menyenangkan atau bahkan menegangkan. Apalagi untuk putra pertama. Mengetahui hari kelahiran si kecil bisa mengurangi ketegangan bunda. Sayangnya perhitungan perkiraan tanggal persalinan kelahiran bayi tidak selalu tepat, bisa maju atau mala mundur. Tapi apa salahnya menebak-nebak kapan tanggal persalinan kelahiran si kecil. 
         Berdasarkan Rumus Negel, usia kehamilan berlangsung selam 40 minggu dan siklus haid 28 hari.

Cara menghitungnya sebagai berikut :

  1. Pertama tentukan hari pertama mentruasi yang terakhir (LMP = Last Menstrual Periode).
  2. Kemudian  Tambahkan dengan 7 hari dari tanggal tersebut, hitung mundur 3 bulan.
  3. Terakhir, tambahkan 1 tahun.
 
Sebagai contoh  LPM = 1-09-2014, ditambah 7 hari menjadi tanggal 8, dan tahun ditambah 1 tahun, maka perkiraan tanggal kelahiran 8-6-2015.
  
     Menurut dokter kandungan lainnya mengatakan bahwa usia kehamilan  berdasarkan rumus negel bahwa usia kehamilan berbeda dengan usia janin, sebab  kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir. Padahal pembuahan baru terjadi dua minggu setelah menstuasi. Selain itu rumus Negel hanya berlaku untuk wanita yang memiliki siklus haid teratur.
 Semoga cara perhitungan perkiraan tanggal kelahiran tersebut diatas bisa membantu bunda mempersiapkan perlengkapan si kecil kelak sebelum dilahirkan.

Wednesday, February 18, 2015

Macam-macam perkembangan janin dalam kandungan sang bunda dalam hitungan minggu

Macam-macam perkembangan janin dalam kandungan sang bunda dalam hitungan minggu

     Rasanya seneng ya bunda ternyata dinyatakan hamil oleh dokter atau bidan, meskipun hasil testpack dirumah sudah dahulu mengatakan. Selamat deh bunda atas kehamilannya!. Selama 40 minggu kedepan, masa kehamilan yang menyenangkan dan penuh perubahan pun dimulai sejak hari pertama menstruasi terakhir, jadi ingat-ingat ya kapan terakhir menstruasi. Bunda akan merasakan adanya sebuah makhluk mungil yang tumbuh dan berkembang di dalam perut bunda tepatnya rahim.Bunda juga bisa menentukan sendiri waktu perkiraan kapan bayi dilahirkan. Pasti penasaran bagaimana pertumbuhan dan perkembangan janin menjadi bayi dalam rahim.

     Berikut tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam tiap minggunya :

Minggu 1 
     Boleh dikatakan minggu ini adalah masih periode menstruasi, dan pembuahan belum terjadi, sebab tanggal perkiraan kelahiran bayi kita dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir bunda.

Minggu 2
     Pembuahan terjadi pada akhir minggu kedua. 30 jam setelah dibuahi,  sel telur yang telah dibuahi membelah dua. Selama terus membelah sel telur bergerak di dalam tubafalopi menuju rahim. Setelah membela menjadi 31, sel telur disebut morula.

Minggu 3
      Sampai usia kehamilan memasuki usia 3 minggu, bunda mungkin belum sadar jika sedang mengandung. Sel telur yang telah membela menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim disebut lastosit. Ukuranya sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm.

Minggu 4
      Minggu ini bayi berbentuk embrio. Embrio memproduksi hormon kehamilan yaitu hormon Chorionic Gonadotropin (HCG), sehingga apabila anda melakukan tes kehamilan, hasilnya positif. 

Minggu 5
    pada minggu ini panjang janin sekitar 1,27 mm. Sistem saraf pusat, otot dan tulang mulai terbentuk. Begitu pula dengan kerangka. 

Minggu 6
    Ukuran embrio rata-rata 2-4 mm yang diukur dari puncak kepala hingga bokong. Tuba saraf spanjang punggung bayi telah menutup. meski bunda belum bisa mendengar, jantung bayi mulai berdetak . Sistem pencernaan dan pernafaasan mulai terbentuk, pucuk-pucuk kecil yang akan berkembang menjadi lengan kaki mulai nampak.

Minggu 7 
   Akhir minggu ketujuh, panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji kacang hijau. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tanganyang mungil. Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan kiri, begitu pula dengan saluran udara yang terdapat didalam paru-paru.

Minggu 8
   Panjangnya 14-20 mm banyak perubahan yang terjadi pada bayi kita bunda, Jika bisa melihat, ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang, begitu pula telinga. Bronci, saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan mulai bercabang. Lengan semakin besar dan memiliki siku. Semua ini terjadi hanya dalam 6 minggu setelah pembuahan.

Minggu 9 
   Telinga bagian luar mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan yang mulai nampak. Janin mulai bergerak walaupun bunda tidak merasakannya. Dengan alat yang bernama Doppler, bunda bisa mendengar detak jantungnya. Minggu ini panjangnya 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram.

Minggu 10
  Semua organ penting yang telah terbentuk mulai bekerja sama. Pertumbuhan otak meningkat cepat, hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. ia nampak seperti manusia kecil dengan panjang 32-43 mm dan berat 7 gram.

Minggu 11 
   Mulai minggu ini hingga minggu 20 pertumbuhan bayi sangat cepat. dari panjang 44-60 mm dan berat 8 gram menjadi 14-16 cm dan berat 260 gram pada minggu 20. kepala sekitar setengah panjang tubuhnya. alat kelamin luar berkembang, tetapi terlalu dini untuk memeriksa jenis kelamin dengan ultrasonografi (USG).

Minggu 12
     Bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah penuh. Usus bayi telah berada di dalam rongga perut. Akibat meningkatnya volume darah ibu, detak jantung janin bisa jadi meningkat. panjangnya sekitar 63 mm dan beratnya 14 gram.

Minggu 13
   Pada akhir trisemester pertama, plasenta berkembang untuk menyediakan oksidasi, nutrisi dan pembuangan sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang berkembang. janin mencapai panjang76 mm dan beratnya 19 gram.

Minggu 14
    Tiga  bulan setelah pembuahan, panjang nya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang kuat. Lanugo, rambut halus yang tumbuh diseluruh tubuh dan melindungi kulit, mulai tumbuh pada minggu ini. kelenjar prostat bayi laki-laki berkembang dan ovarium turun dari rongga perut menuju panggul.

Minggu 15 
    Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayi berjenis kelamin perempuan, ovarium mulai menghasilkan jutaan sel telur pada minggu ini. Kulit bayi masih sangat tipis, sehingga pembuluh darahnya kelihatan. Akhir minggu ini, beratnya 49 gram dan panjang 113 mm.

Minggu 16
   Janin mulai bergerak, tidak perlu merasa kuwatir jika bunda tidak merasakannya. Semakin banyak kalsium yang tersimpan dalam tulang bayi seiring dengan perkembangan kerangka. bayi berukuran 116 mm dan beratnya 80 gram.

Minggu 17
    Dengan panjang 12 cm dan berat 100 gram, bayi masih sangat kecil. lapisan lemak cokelat mulai berkembang, untuk menjaga suhu tubuh bayi setelah ia dilahirkan, berat lemak mencapai tiga perempat dari total berat badannya. 

Minggu 18 
     Mulailah bersenandung sebab janin sudah bisa mendengar pada minggu ini. ia pun bisa terkejut bila mendengar suara keras. mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya jika anda menempel senter yang menyala di perut. panjangnya sudah 14 cm dan beratnya 140 gram.

Minggu 19 
    Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak bayi telah memiliki jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti mengisap jempol. Beratnya 226 gram dan panjangnya hampir 16 cm.

Minggu 20 
   Setelah perjalanan telah dilalui. Kini berat janin mencapai 260 dan panjangnya 14-16 cm. Di bawah lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat lapisan dermis, epidermis dan subcutaneous. rambut dan kuku tumbuh pada minggu ini.

Minggu 21 
    Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan menuju usus besar. gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm.

Minggu 22  
    Indera yang akan digunakan bayi untuk belajar berkembang setiap hari. setiap minggu wajahnya semakin mirip seperti saat dilahirkan. perbandingan kelapa dan tubuh semakin proporsional.

Minggu 23 
   Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh bayi, kulit masih kendur sehingga tampak keriput, ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. ia memiliki kebiasaan berolahraga, menggerakan otot jari-jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram.

Minggu 24 
   Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang.

Minggu 25
     Bayi cegukan, bila merasakan, ini merupakan tanda bayi latihan bernafas. ia menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketubanyang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan. Beratnya 560 gram.

Minggu 26 
    Kini berat bayi hampir 850 gram. mata yang semula tertutup mulai membuka dan mengedip. Bulu mata mulai berkembang, begitu pula rambut di kepala.

Minggu 27 
     Minggu pertama trisemester ketiga, paru-paru, hati dan sistem kekebalan masih harus dimatangkan. namun jika dilahirkan, memiliki peluang 85 % untuk bertahan. Panjangnya 23 cm dengan berat 900 gram.

Minggu 28 
     Minggu ini berat bayi mencapai 1100 gram dan panjangnya 25 cm. otak bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan lemak pun semakin bertambah dan rambutnya terus tumbuh

Minggu 29
    Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen, hormon ini akan menstimulasi hormon prolaktin didalam tubuh ibusehingga  membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar).

Minggu 30
    lemak dan berat badan bayi terus bertambah sehingga bobotnya bayi 1400 gram dan panjangnya 27 cm pada minggu ini. karena bayi sudah semakin besar maka gerakanya juga semakin terasa.

Minggu 31 
    Plasenta masi memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni. ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari didalam air ketuban.

Minggu 32 
     Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut dikepala yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada dibahu dan punggung saat dilahirkan. Dengan berat 1800 gram dan panjang 29 cm, kemampuan bertahan  hidup diluar rahim sudah lebih baik apabila ia dilahirkan pada minggu ini.

Minggu 33
     Vernix yang menutupi kulit bayi sudah cukup tebal. paru-parunya hampir matang dan ia terus berlatih pernafasan setiap hari. Pada minggu ini ia mulai berada dalam posisi kelahiran.

Minggu 34 
      Bayi yang dilahirkan pada minggu ini, paru-parunya sudah cukup matang, Ukuran rat-rata 2250 gram dan 32 cm sehingga ia sudah mampu bertahan hidup tanpa bantuan peralatan medis.

Minggu 35 
     Beratnya sudah 2550 gram tetapi ia mulai masuk masa percepatan kenaikan berat badan, lemak sudah disimpan diseluruh tubuh terutama sekitar bahu. Gerakannya semakin berkurang karena ukuranya yang semakin besar.

Minggu 36 
     Tinggal beberapa minggu lagi bayi dilahirkan. beratnya sudah mencapai 2750 gram. asupan kalsium, membantu kerangka bayi lahir lebih kuat tetapi masih cukup lembut untuk melawati jalan lahir.

Minggu 37
    Meskipun sudah cukup bulan, bayi masih terus berkembang. Ia mulai menghasilkan kortison, hormon yang membantu kematangan paru untuk mengambil udara tanpa bantuan. 

Minggu 38 
     Beratnya sekitar 3100 gram dan panjangnya 35 cm. lemak masih diproduksi mesti tingkat pertumbuhanya mulai melambat. jika bayi laki-laki, testikel telah turun mendekati skrotum. Jika bayi perempuan, alat kelaminya telah berkembang sempurna

Minggu 39
        Karena beratnya bisa mencapai 3250 gram, ia memenuhi rongga rahim. Tali pusat yang membawa nutrisi dari plasenta panjangnya bisa mencapai 50 cm dan tebalnya 1,3 cm  tali pusat bisa melilit bayi. 

Minggu 40 
       Setelah berminggu-minggu menunggu dan mempersiapkan diri, sang bayi akhirnya dilahirkan. Atau bisa jadi belum lahir, hanya 5 persen wanita hamil yang melahirkan tepat dengan perkiraan tanggal persalinan. Bayi lahir dengan berat rata-rata 3500 dan panjangnya 48-52 cm 

Demikian tahap-tahap perkembangan dan pertumbuhan bayi dalam setiap minggunya. Nikmati bunda masa-masa kehamilan ini, apabila bayi sudah dilahirkan, terkadang kita kangen mersakan saat hamil, saat tubuh membesar dan perut membuncit hehehe